go agriculture..

Ada berita yang bagus dari duania pertanian.PT DuPont International, perusahaan pestisida terkemuka asal Wilmington Amerika Serikat, menunjuk Indonesia sebagai basis produksi pestisida untuk pasar Asia Tenggara. Berbagai pestisida pertanian ini akan diproduksi di dua pabrik DuPont di Sidoarjo dan Pasuruan Jatim. Alasannya, Indonesia memiliki potensi pasar besar dengan total lahan pertanian seluas 11 juta hektare.

Direktur Bisnis DuPont ASEAN, Tan Soo Keong, di Jakarta, 16/12 mengatakan Dupont juga telah menemukan jenis pestisida terbaru yang masuk kategori ramah lingkungan. Pestisida berbahan aktif Klorantraniliprol ini dilabeli merek dagang Prevathon 50 SC ini, penelitiannya menghabiskan anggaran riset 100 Juta dolar AS selama tujuh tahun.

Walo memang sekarang sedang digiatkan pertanian organik dan tanpa pestisida, saya rasa produk baru ini yang katanya ramah lingkungan sangat bagus, mudah mudahan harganya murah. Sehingga dapat membangkitkan lagi pertanian di Indonesia yang katanya negara agraris.

Jika saja beberapa pihak tidak menyalah gunakan kekuasaan dengan mengadakan impor beras dan bahkan kedelai yang juga ikut ikutan, saya rasa luas 11 juta hektar tanah di Indonesia bisa kita aktif kan kembali. Asal benar benar berorientasi kepada rakyat, tidak kepada saku sendiri.

Leave a Reply