Archive for May, 2007

makin tebel makin bagushhh

Wednesday, May 16th, 2007

suatu ketika waktu sedang nonton tv, gw ngeliat news letter nya metro tv yang berbunyi "wartawan metro tv tidak menerima amplop"…tadinya gw ga terlalu ngeh dengan news letter yang jalan jalan mulu dan kadang ngeganggu kalo lagi nonton acara yang aga bagus.

tapi belakangan setelah gw inget inget lagi, ada beberapa fakta di lapangan yang gw temukan yang sangat mirip dengan news letter tersebut. gw ga akan menyebutkan media mana, cuman waktu itu kantor gw mengadakan training bagaimana buat wartawan bagaimana membuat suatu pemberitaan yang berkaitan dengan pemerintah. karena salah satu misi kantor gw yah untuk menciptakan good local governance, yang dalam skop medianya salah satunya membentuk media yang dapat menjembatani antara pemerintah dengan masyarakat.dah ah kok ya jadi cerita kerjaan….hehehe

so….training yang kita adakan tuh tiga hari, dengan peserta para wartawan dari berbagai media lokal. dalam bayangan gw, wartawan adalah orang yang otomatis ontime, karena dia kan selalu bekerja dengan kejaran deadline berita. secara naif nya pun gw berpikir, mungkin hal itu akan terimplementasikan ke kehidupan mereka sendiri. On time….maksudnya…

but apa yang gw lihat???? set run down acara yang kita bikin adalah started at 8 am…dan pada jam tersebut…belum satupun dari mereka yang nongol dari kamar hotel. kita consider…mungkin masih sarapan…jam setengah sembilan…belum juga ada yang nongol…jam sembilan..muncul satu…jam setengah sepuluh…muncul tiga….akhirnya acara mulai hampir jam setengah sebelas….itupun setelah gw telfon ke tiap tiap kamar lewat operator hotel.

hari kedua, sama dengan diatas….dan hari ketiga….adalah hari pembagian amplop, bukannya amplop sogokan, tapi amplop transportasi, karena mereka yang diundang kan mengeluarkan dana transport.

gw heran…..kantor gw sudah memfasilitasi mereka mulai dari akomodasi, sampai uang transport, kenapa tak satupun dari mereka yang juga berskap professional sebagai wartawan yang katanya niy ya…bisa dibilang tag line nya lah…..faktual, intelek, and blab la bla…

cumin hari ketiga selalu ajaib, yang dari awal training tuh kaga ada yang on time, eeitsss…pagi pagi aja udah rame, bahkan beberapa orang yang gw kaga liat dua hari sebelumnya dada juga (taunya titip absent sejak awal, jadi muncul di akhir buat ambil amplop)…apa ini mental orang Indonesia??? Kalo kasarnya siy…cumin bawa body doank…lo dikasi akomodasi, tnarsport, dan yang lebih penting lo dikasi ilmu….atau justru karena ilmunya gratis malah jadi pada males???…apa para pemburu berita kita hanya mengutamakan amplop???

Seperti cerita salah satu humas dari instansi yang saya kenal, pernah instansinya diberitakan buruk gara gara ada dua orang wartawan yang minta kamera…..dan tentu saja instansi tersebut tidak punya anggaran untuk meloloskan permintaan ini, cumin karena consider sana consider sini, dapet juga akhirnya si pria XXX ini sebuah kamera, eh udah gitu malah minta dua….yah mana mungkin lah….akhirnya pada sebuah pemberitaan instansi tersebut diberitakan tidak sebagaimana mestinya, atau tidak sesuai dengan pers release yang dibuat oleh di humas tersebut….alih alih sakit hati ….

Dan bisa juga dilihat pada beberapa tempat pejabat biasa berkumpul, ada beberapa oknum wartawan yang datang secara rutin untuk minta amplop……nah tambah tebel isinya tambah baguslah pemberitannya…..kalo keadaannya begitu..apa kah berita yang kita terima jadi bisa dipercaya???

Kenapa siy mental bekerja yang diutamakan itu mental amplop…???? Atau mental duit???? Atau mental pujian????? Dan lain lain……tau ah bingung gw….yang jelas gw hanya bertugas membagikan amplop saja….walo kemaren ada yang dateng satu orang tapi malah minta dua amplop….dengan kata kata yang biasa dipakai pejabat….”yah di kondisikan saja lah bu..”……najeshhhhhhhhhhhh……..